Rabu, 22 Maret 2017

Cara Mengatasi Cemas dan Depresi



Cara Mengatasi Rasa Cemas

Rasa cemas, depresi dan frustasi, menjadi hal yang tidak mungkin terjadi di zaman yang penuh tantangan ini. Persaingan bisnis, perebutan kursi jabatan, misi-misi berkuasa seakan tidak pernah lepas dari kehidupan sekarang.
Terkadang kita para pemuda, generasi muda sering bertanya-tanya kepada diri kita sendiri, tentang bagaimana masa depan kita nanti, bagaimana keuangan kita nanti, bagaimana modal nikah kita nanti, apakah akan sukses dan menjadi orang besar atau selamanyanya samnya akan menjadi seorang buruh.
Begirtu juga dengan para pegawai negeroi sipil, terkadang bertanya kepada diri ki sendiri, bagaimana kalau sudah pension nanti, bagaimana menjalani hari tua nanti, bagaimana dengan urusan biaya rumah tangga nanti.
Tidak hanya itu, bagai para karyawan sebuah perusahaan akan selalu bertanya-tanya, bagaimana masa depannya nanti. Bagaimana kalau dirinya dipecat, bagaimana kalau dirinya terkena PHK, bagaimana juga kalau kontraknya habis, bagaimana juga nanti kalau tidak ada perpanjang kontrak, dan bagaimana juga nanti dia akan bekerja, setelah kontrak itu habis.
Adapun sebuah pertanyaan yang lebih menukik tajam yang datang kepada para orang tua, bagaimana masa tuanya nanti, apakah anak dan cucu akan merawat atau bahkan justru mentelantarkannya. Hanya hidup berdua dengan seorang kekasihnya di dalam sebuah rumah yang besar ataupun kecil. Anak dan cucunya jauh merantau.
Pertanyaa-pertanyaan masa depan senantiasa mengelilingi kita, yang terkadang membuat kita merasa cemas terhadap masa depan yang belum dan datang dan belum jelas mendatangi kita atau tidak. Pertanyaan-pertanyaan itu mendadak menjadi sesuatu hal yang misterius dan menakutkan bagi manusia yang sedang dilanda kecemasan.
Namun banyak pula yang tidak bisa mengendalikan diri, yang tidak bisa menenangkan diri sehingga berujung pada depresi. Dari banyaknya kasus depresi banyak pula yang mengakhiri hidup dengan  bunuh diri, karena memang dirinya tidak bisa mengendalikan emosi dan begitu besarnya kecemasan yang datang padanya sehingga menggoyahkan kekuatan mental dan spiritual dirinya.
Maka, kita harus bisa mengatasi rasa cemas itu sebelum rasa cemas itu sendiri mendepresikan kita dan membunuh diri kita. Sebab, terlalu banyak orang-orang yang menyayangi dan membutuhkan kita, keluarga, dari istri sampai anak-anak kita. Banyak orang-orang terkasih yang mengharapkan kita akan selalu semangat dan bahagia bersamanya. Maka jangan sampai rasa cemas itu mematahkan kita serta membunuh kita dari kebahagiaan bersama keluarga maupun saudara.
Dale Carnegie, salah seorang penulis internasional best seller, menuliskan dalam sebuah buku tentang bagaimana cara mengatasi rasa cema yang datang kepada kita. Maka lakukan hal ini yang disarankan oleh dale Carnegie untuk mengatasi kecemasan yang ada;
1.      Hilangkan kecemasan dari pikiran anda dengan menyibukan diri. Aktivitas yang bayak adalah salah satu bentuk terapi terbaik yang pernah dilakukan untuk menyembuhkan ‘’wibbers gibbers’’.
2.      Jangan menyia-nyiakan waktu untuk hal-hal yang remeh. Jangan bairkan hal-hal yang kecil- rayap-rayap kerdil dalam kehidupan- menghancurkan kebahagiaan Anda.
3.     Gunakan hukum rata-rata untuk mematahkan kecemasan Anda.Tanyakan kepada diri Anda’’Seberapa besar kemungkinan hal itu akan terjadi?’’.
4.      Bekerjasama dengan hal yang tidak terelakkan. Jika Anda tahu sebuah keadaan berada di luar kekuatan Anda untuk merubah atau memperbaikinya, katakana kepada diri Anda’’Hal itu memang sudah begitu, ia tidak bisa dirubah’’
5.      Tempatkan perintah ‘’berhenti’’ pada kecemasan Anda. Putuskan berapa nilai kecemasan yang dikandung oleh sesuatu dan menolak untuk membayar lebih dari itu.
6.      Biarkan masa lalu menguburkan dirinya sendiri. Jangan pernah mencoba menggergaji serbuk kayu.
Demikianlah beberapa cara atau saran yang harus dilakukan untuk menghilangkan kecemsan pada diri Anda. Lakukan hal itu secepat mungkin ketika kecemasan itu mulai dirasa menghampiri diri Anda dan sebelum depresi mengubur Anda sebab, Anda memiliki waktu yang sangat berharga daripada terpuruk dan mengurung diri dalam kecemasan dan depresi.
Masih banyak hal yang harus Anda lakukan diluar sana untuk merubah kecemasan menjadi kebahagiaan. Masih banyak waktu yang harus Anda pakai untuk membahagiaan diri Anda, keluarga Anda dan juga orang terkasih Anda. Tanamkan pada diri Anda bahwa Anda adalah  manusia yang bermanfaat dan dibutuhkan oleh mereka semua.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar